Medan – Seiring berakhirnya Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai
Golkar Sumatera Utara, kepengurusan Angkatan Muda Partai
Golkar (AMPG) Sumut masa bakti 2020–2025 resmi menuntaskan tugas dan pengabdiannya. Momentum ini menandai berakhirnya satu fase penting perjalanan organisasi kepemudaan
Golkar di Sumatera Utara.
Ketua PD AMPG Sumatera Utara, Dedi Darmawan Milaya, menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas
dedikasi seluruh jajaran pengurus selama lima tahun masa kepengurusan. Menurutnya, berakhirnya periodesasi bukanlah akhir perjuangan kader, melainkan momentum evaluasi dan regenerasi untuk memperkuat peran AMPG sebagai wadah kaderisasi Partai
Golkar.
"Saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pengurus PD AMPG Sumut, khususnya kepada saudara Muhammad Fajeri Siregar, yang telah menjalankan tugas dan tanggung jawab organisasi dengan penuh loyalitas dan komitmen hingga akhir masa jabatan," ujar Dedi.
Dedi menegaskan, kebersamaan, soliditas, dan semangat kekeluargaan yang terbangun selama masa bakti 2020–2025 merupakan modal sosial berharga bagi keberlanjutan organisasi ke depan.
"Apa yang telah kita bangun bersama tidak boleh berhenti di sini. AMPG Sumut harus tetap solid, adaptif, dan menjadi garda terdepan dalam menyiapkan kader-kader muda
Golkar yang berintegritas serta siap menjawab tantangan zaman," tegasnya.
Ia juga berharap kepengurusan AMPG Sumut ke depan mampu melanjutkan tongkat estafet perjuangan dengan semangat persatuan, loyalitas, dan pengabdian kepada masyarakat serta Partai
Golkar.
"Kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada seluruh pengurus dan kader AMPG kabupaten/kota se-Sumatera Utara atas
dedikasinya selama ini. Semoga kita senantiasa tetap kompak, solid, dan diberikan kesehatan dalam melanjutkan pembangunan organisasi yang kita cintai ini," pungkas Dedi.
Sementara itu, Sekretaris PD AMPG Sumut, Muhammad Fajeri Siregar, SE, Ak, MSi, turut menyampaikan apresiasi mendalam atas kebersamaan dan kekeluargaan yang terbangun selama masa kepengurusan. Ia secara khusus menyampaikan terima kasih kepada Ketua PD AMPG Sumut yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk mengemban amanah sebagai sekretaris pada sisa satu tahun periodesasi.
"Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kepercayaan Ketua AMPG Sumut kepada saya, serta kepada seluruh pengurus PD AMPG Sumatera Utara atas kerja sama, loyalitas, dan rasa kekeluargaan yang luar biasa. Semua itu menjadi kenangan dan pelajaran berharga yang tidak akan saya lupakan," ujar Fajeri.
Meski periodesasi kepengurusan telah berakhir, Fajeri berharap semangat persaudaraan dan solidaritas di internal AMPG Sumut tetap terjaga dan berlanjut ke masa mendatang. Pada kesempatan itu, ia juga menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada Ketua dan seluruh jajaran pengurus apabila selama menjalankan tugas terdapat tutur kata, sikap, maupun perilaku yang kurang berkenan.
"Saya memohon maaf yang sebesar-besarnya apabila dalam interaksi selama ini terdapat kata-kata, gestur, atau perilaku yang tidak pada tempatnya. Kepada Allah SWT saya juga memohon ampun," tuturnya.
Menutup pernyataannya, Muhammad Fajeri Siregar berharap seluruh keluarga besar AMPG Sumatera Utara senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan perlindungan oleh Tuhan Yang Maha Esa, serta terus berkontribusi positif bagi bangsa, daerah, dan Partai
Golkar. (rel)
Kalau mau versi lebih singkat, lebih politis, atau judul alternatif yang lebih "nendang", bilang saja—langsung aku bikinin.