MEDAN – Pengurus Besar (PB)
Pendawa Indonesia menyampaikan ucapan turut ber
duka cita yang mendalam atas wafatnya Abdul Rahman Lubis, Ketua Betor dan Ojek Online (Ojol)
Pendawa Sumatera Utara. Almarhum menghembuskan napas terakhir pada usia 56 tahun, Selasa (20/1/2026).
Ketua Umum PB
Pendawa Indonesia, H. Ruslan, SH, mengatakan kepergian almarhum merupakan kehilangan besar bagi keluarga besar
Pendawa, khususnya di Sumatera Utara.
"Innalillahi wa inna ilaihi raji'un. Kami atas nama Pengurus Besar
Pendawa Indonesia mengucapkan turut ber
duka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya saudara kita Abdul Rahman Lubis. Semoga almarhum diampuni segala dosanya dan ditempatkan di tempat yang sebaik-baiknya di sisi Allah SWT, yakni surga Jannatun Na'im," ujar H. Ruslan, SH kepada media, Senin (20/1).
Ia juga menyampaikan doa dan penguatan kepada keluarga yang ditinggalkan agar diberikan ketabahan dan keikhlasan dalam menghadapi musibah tersebut.
"Kepada keluarga yang ditinggalkan, kiranya diberikan kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan. Ini adalah sunnatullah, sebagaimana firman Allah SWT, kullu nafsin dzaiqatul maut, setiap yang bernyawa pasti akan merasakan kematian," tambahnya.
Diketahui, rumah
duka almarhum berada di Jalan TB Simatupang, Kecamatan Medan Sunggal. Semasa hidupnya, Abdul Rahman Lubis dikenal aktif memperjuangkan aspirasi para pengemudi becak motor dan ojek online yang tergabung dalam
Pendawa Sumut.
PB
Pendawa Indonesia mendoakan agar seluruh amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT dan wafat dalam keadaan husnul khotimah.
"Selamat jalan saudara kami. Semoga amal baikmu menjadi pemberat timbangan kebaikan di akhirat kelak," tutup H. Ruslan, SH.rel