MEDAN — Kepolisian Negara Republik Indonesia (
Polri) mengerahkan sebanyak 11.625 personel untuk penanganan bencana di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Pengerahan ini dilakukan sebagai tindak lanjut atas instruksi langsung Presiden RI Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto guna mempercepat penanganan bencana di Tanah Air.
Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa ribuan personel tersebut berasal dari satuan kewilayahan dan telah diterjunkan untuk membantu proses evakuasi korban, pembangunan fasilitas darurat, serta memberikan dukungan operasional di daerah terdampak.
"
Polri bergerak cepat sesuai arahan Presiden agar penanganan bencana dapat berjalan optimal dan masyarakat segera mendapatkan bantuan," ujar Kapolri.
Selain personel utama,
Polri juga menyiapkan tambahan 239 personel yang dijadwalkan tiba pada 23 Desember 2025. Penambahan ini dilakukan untuk memperkuat penanganan di lapangan, khususnya di wilayah Sumatera yang terdampak cukup luas.
Di sisi lain,
Polri turut menyiagakan 1.000 personel cadangan dalam rangka Operasi Lilin untuk pengamanan perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Personel cadangan tersebut disiapkan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan serta kondisi darurat selama libur akhir tahun.
Polri menegaskan komitmennya untuk terus hadir membantu masyarakat, baik dalam penanganan bencana maupun menjaga stabilitas keamanan nasional.rel
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News