Jumat, 02 Januari 2026

Sumut Jangan Jadikan Laboratorium Politik Disintegrasi

Administrator
Senin, 20 Oktober 2025 15:09 WIB
Sumut Jangan Jadikan Laboratorium Politik Disintegrasi
Istimewa

Oleh: H Syahrir Nasution

Medan – Keberagaman etnis, budaya, dan agama di Sumatera Utara sejatinya merupakan kekayaan yang harus dijaga dan dirawat sebagai kekuatan bangsa. Namun belakangan, sejumlah kebijakan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dinilai justru menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

"Sumut jangan dijadikan sumber disintegrasi bangsa atau laboratorium politik disintegrasi umat oleh gubernur yang tak mau tahu akan sejarah," tegas Syahrir Nasution, tokoh masyarakat Sumut, Senin (20/10/2025).

Menurutnya, rakyat sudah mulai gerah melihat berbagai kebijakan Pemprov Sumut yang dinilai tidak berpihak pada kepentingan masyarakat luas dan malah berpotensi menimbulkan gesekan sosial. Ia menyinggung beberapa isu yang sempat mengemuka, mulai dari polemik BK-BL, masalah empat pulau yang diklaim milik Nanggroe Aceh Darussalam, hingga kisruh pemilihan rektor Universitas Sumatera Utara (USU) yang menyeret nama-nama pejabat dan kepentingan politik tertentu.

"Persoalan-persoalan itu tidak berdiri sendiri. Ia saling terkait dengan cara pandang pemerintah terhadap tata kelola daerah dan kehidupan rakyat Sumut, terutama dalam pembangunan infrastruktur seperti retensi kolam untuk mengatasi banjir, yang tak kunjung serius ditangani," ujarnya.

Syahrir juga menyoroti keberadaan Plaza UMKM USU yang disebutnya menjadi simbol masuknya kepentingan politik ke dalam dunia akademik. Padahal, menurutnya, kampus seharusnya menjadi benteng moral dan peradaban masyarakat yang bermartabat, bukan ajang perebutan pengaruh kekuasaan.

Ia mengingatkan agar Gubernur Sumut tidak menjalankan pemerintahan dengan semangat hegemonik atau hanya menguntungkan kelompok tertentu. "Janganjadikan Sumut hegemoni kelompok tertentu. Rakyat Sumut sudah cukup dewasa dalam berpolitik, dan mereka bisa menilai mana pemimpin yang berpihak pada rakyat dan mana yang hanya berpihak pada kepentingan pribadi atau kelompok," tutupnya.



Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
Sumber
:
SHARE:
Tags
Berita Terkait
Guru Adalah Penjaga Masa Depan Anak Bangsa” — Hasyim SE Dorong Pemerintah Lebih Serius Benahi Kesejahteraan dan Perlindungan Guru

Guru Adalah Penjaga Masa Depan Anak Bangsa” — Hasyim SE Dorong Pemerintah Lebih Serius Benahi Kesejahteraan dan Perlindungan Guru

Jangan Karena Asumsi Liar, Program Pembangunan di Kota Medan Sampai di Batalkan

Jangan Karena Asumsi Liar, Program Pembangunan di Kota Medan Sampai di Batalkan

Ketua Ranz Kota Medan Harap Rico Waas Jangan Kendor Wujudkan Medan Untuk Semua

Ketua Ranz Kota Medan Harap Rico Waas Jangan Kendor Wujudkan Medan Untuk Semua

KPK Dinilai Abaikan Perintah Hakim Soal Pemeriksaan Bobby, Kornas KAMAK Desak KPK Jangan Tebang Pilih dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

KPK Dinilai Abaikan Perintah Hakim Soal Pemeriksaan Bobby, Kornas KAMAK Desak KPK Jangan Tebang Pilih dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Alumni USU Angkatan 1970: Rektor Muryanto Amin Harus Diusut, Jangan Lagi Dicalonkan!

Alumni USU Angkatan 1970: Rektor Muryanto Amin Harus Diusut, Jangan Lagi Dicalonkan!

Jangan Anggap Remeh: Deli Serdang, “Bumper Zone” Bagi Kota Medan

Jangan Anggap Remeh: Deli Serdang, “Bumper Zone” Bagi Kota Medan

Komentar
Berita Terbaru